![]() |
| Pembahasan Sosiologi |
A.Pengertian
Sosiologi
Sosiologi
berasal dari dua kata yaitu kata socious (bahasa latin) yang artinya teman dan
logos (bahasa yunani) yang berarti kata, perkataan atau pembiacaraan.Wah
sosiologi ternyata punya darah campuran nih (makin menarik aja). Sedangkan
secara harfiah, sosiologi berarti berbicara mengenai masyarakat.
Selanjutnya
mungkin sobat ingin tahu apa pendapat para ahli tentang sosiologi ini. Baiklah
saya akan menyinggung ke sana juga (tapi cukup 3 pendapat aja ya).
Pertama pendapat Ensiklopedia Ilmu
Sosial, sosiologi dapat didefinisikan sebagai studi ilmiah tentang masyarakat
dan tentang aspek kehidupan manusia yang diambil dari kehidupan dalam
masyarakat.
Kemudian pendapat dari orang yang
mengembangkan ilmu ini, ya, Auguste Comte. Menurutnya Sosiologi adalah ilmu
yang terutama mempelajari manusia sebagai makhluk yang mempunyai naluri untuk
senantiasa hidup dengan sesamanya. Kok terlalu singkat ya menurut dia? Mungkin
maksudnya begini nih sobat, sosiologi mempelajari segala aspek kehidupan
bersama yang terwujud dalam asosiasi-asosiasi, lembaga-lembaga, dan peradaban.
Yang terakhir pendapat dari ahli di
Indonesia, Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi. Mereka mengemukakan bahwa
sosiologi adalah ilmu yang mempelajari struktur sosial, proses sosial dan
perubahan sosial.Nah, itulah ketiga pendapat para ahli tentang sosiologi, jika
sobat masih bingung jangan ragu untuk menanyakan hal yang meragukan itu di
kolom komentar. Pembahasan selanjutnya adalah..
B.Sejarah
Lahirnya Sosiologi
Benih-benih
akan lahirnya ilmu sosiologi ini muncul pertama kali di Etopia. Hal ini terjadi
karena masyarakat muai menyadari adanya perubahan-perubahan dalam perkembangan
hidup mereka, khususnya masyarakat Eropa.Pada abad ke-19 banyak peristiwa besar
yang terjadi sehingga memicu lahirnya masyarakat yang baru.
Akibat
perkembangan pola pikir dari masyarakat tersebut, pada tahu 1839 ilmu sosiologi
muncul pertama kali pada keterangan sebuah paragraf dalam pelajaran ke-47 Cours de la Philosophie (kuliah
filsafat) karya Auguste Comte. Walaupun pelopornya berasal dari Prancis, namun
perkembangan sosiologi tersebar pada berbagai wilayah di eropa, sehingga
melahirkan mazhab-mazhab yang menunjukan adanya perkembangan intelektual
masyarakat baru tadi. Beberapa mazhab tersebut adalah mazhab Prancis yang
ditandai dengan personalitas Emile Duekheim melalui pendekatan yang objektif
dengan menggunakan model ilmu pengetahuan alam; mazhab Jerman, yang membedakan
antara ilmu pengetahuan alam dengan ilmu pengetahuan kejiwaan, dalam
penjelasan, serta cakupannya; mazhab Amerika yang lebih dikenal sebagai Mazhab
Chicago bertujuan untuk menginterferensi dan membahas permasalahan yang konkret
secara empiris dengan membangun laboratorium, melakukan penelitian, sampai
mempublikasikan buku-buku dan majalah. Dari tempat-tempat lahirnya sosiologi
(yaitu Prancis, Jerman, dan Amerika) cukup banyak tokoh perintis yang memulai langkahnya untuk ilmu
penggetahuan ini.
C.Objek
Studi Sosiologi
Seperti
dalam penjelasan saya pada pendahuluan, objek kajian sosiologi adalah hubungan
masyarakat dengan lingkungannya, baik antar manusia maupun dengan hal lain di
sekitarnya. Secara umum, sosiologi dapat dikategorikan dalam tiga tahapan
studi, yaitu sifat dasar dan perkembangan manusia ; interaksi manusia dan
hubungannya ; serta penyesuaian secara bersama dengan lingkungan.
Nah,
setelah membaca postingan ini secara menyeluruh apah sobat sudah puas mengenai
penjelasannya? Jika belum silahkan luapkan ketidakpuasan sobat dalam bentuk
kata-kata yang baik dan sopan dalam kotak komentar. Memang artikel ini masih
banyak kekurangannya namun inilah usaha saya untuk bisa berbagi dengan sobat
semuanya. Jadi jika sobat berbaik hati walaupun untuk menghibur hati saya,
terus kunjungi softilmu.blogspot.com. Agar blog ini bisa terus maj

Tidak ada komentar:
Posting Komentar